Berbusana Syar’i Tapi Masih Suka Selfie Upload Foto Diri ?

Berbusana Syar'i Tapi Suka Selfie Upload Foto Diri
Berbusana Syar’i Tapi Suka Selfie Upload Foto Diri

Apakah anda muslimah yang sudah berbusana syar’i ? Apakah anda masih suka selfie atau upload foto diri di medsos atau media lainnya ? 

Jika ya … 

Ada baiknya mari kita telusur kembali apa tujuan kita berbusana syar’i ketika awal kali berhijrah. Apa tujuan awal kita mengenakan busana syar’i ? 

Jika jawabannya adalah untuk menutup aurat, dan inilah tujuan utamanya yang di perintahkan bagi muslimah. Maka mari kita menilai diri kita sendiri. Apakah benar sudah terlaksana tujuan kita menutup aurat sementara kita umbar foto diri kita di media sosial, yang semua mata bebas memandanginya ? 

Bukankah hukum asal seorang muslimah adalah di dalam rumah nya. Ia di perbolehkan keluar rumah hanya dengan kebutuhan atau hajat tertentu. 

Lalu jika ia misalnya diam saja dirumah, namun foto diri terus berkeliaran di mata – mata manusia. Apa faidahnya ? Bahkan mungkin ini bisa menimbulkan kerusakan yang lebih besar lagi ketimbang muslimah keluar rumah. 

Jika seandainya anda ingin memotivasi muslimah lainnya untuk turut berbusana syar’i. Maka motivasilah dengan jalan yang benar. Edukasilah saudarai saudari kita dengan Ilmu syari. Sehingga timbul rasa takut mereka ketika mereka membuka aurat di tempat umum. 

Yang hendaknya kita ketahui, bahwasannya hijrah itu adalah perjalanan. Bukan perpindahan dari satu cover ke cover yang lainnya lalu terhenti di sana. 

Bahkan perjalanan hijrah itu sangat panjang. Perjalanan memperbaiki diri itu tidak cukup sampai hanya berbusana syar’i saja. 

Betapa banyak hal yang harus kita gapai dan kita upayakan meraihnya selama kehidupan di dunia. 

Berapa banyak hari – hari yang kita absen dari ketaatan. Maka momentum hijrah ini hendaknya kita jadikan start awal kita untuk mengisi waktu waktu yang kita absen tersebut dengan kebaikan. 

Mari kita manfaatkan waktu ini lebih baik lagi. Tinggalkan selfie – selfie upload foto diri. 

Betapa banyak hal lain yang lebih bermanfaat yang bisa kita kerjakan, yang hal tersebut dapat menjadi investasi kebaikan kita. 

Semoga Allah ta’ala selalu perbaiki keadaan kita, di dunia dan di akhirat. amiin.

Admin 
www.Rumah Belanja Muslim.Com

Mengenal Celana Sirwal Laa Isbal

Mengenal Celana Sirwal Laa Isbal

Mengenal Celana Sirwal Laa Isbal

Belakangan mulai tidak asing di telingan dan pandangan kita tentang istilah celana laa isbal. Bagi sebagian kita mungkin sudah ada yang mengetahui apa sih celana laa isbal itu. Bagi sebagian yang lain, mungkin masih bertanya-tanya, apa sih sebenarnya celana laa isbal itu ? Apakah ini salah satu model celana, atau apa ?

Mari sedikit kita mengenal apa itu celana sirwal laa isbal.

Pertama, istilah sirwal laa isbal ini sendiri populer di gunakan untuk sebutan khusus produk celana untuk ikhwan / laki – laki. Apa itu sirwal ?

Sirwal / sarawil adalah pakaian yang menutupi pusar dan kedua lutut, serta apa-apa yang berada di antara keduanya. [lihat : Al-Qaamuus Al-Muhiith, 1/1311; Al-Mu’jamul-Wasiith, 1/888; dan Lisaanul-‘Arab, 11/334, via Abul-Jauzaa].

Sedangkan laa isbal sendiri adalah berasal dari bahasa Arab yang arti nya tidak isbal. Untuk makna isbal sendiri secara bahasa adalah masdar dari “asbala”, “yusbilu-isbaalan”, yang bermakna “irkhaa-an”, yang artinya; menurunkan, melabuhkan atau memanjangkan.

Sedangkan menurut istilah, sebagaimana diungkapkan oleh Imam Ibnul ‘Aroby rahimahullah dan selainnya adalah ; memanjangkan, melabuhkan dan menjulurkan pakaian hingga menutupi mata kaki dan menyentuh tanah, baik karena sombong ataupun tidak. [Lihat Lisanul ‘Arob, Ibnul Munzhir 11/321, Nihayah Fi Gharibil Hadits, Ibnul Atsir 2/339, via al manhaj]

Kesimpulan

Maka dapat di simpulkan sirwal laa isbal adalah kain yang di gunakan untuk menutupi mulai dari pusar kebawah yang panjang nya tidak menutupi mata kaki. Dalam bahasa ringkas nya dapat di katakan sirwal laa isbal adalah celana cingkrang.

Demikian sekilas tulisan untuk mengenal apa yang di maksut dengan celana sirwal laa isbal. Semoga bisa bermanfaat.

Jika anda membutuhkan produk – produk celana sirwal laa isbal seperti penjelasan singkat diatas. Anda dapat langsung memesan nya ke Kami.

Kami menjual produk sirwal laa isbal ini dengan beberapa model yang menarik. Dari model yang berkesan formal, yaitu sirwal kantoran, sampai model yang lebih santai seperti sirwal semi formal dan juga sirwal cargo.

Untuk melihat beberapa produk celana sirwal di kami, anda bisa langsung merujuk ke halaman produk SIRWAL Ikhwan Disini.

Untuk info lebih lengkap beserta pemesanan celana sirwal nya, dapat langsung menghubungi kami melalui WA dengan kli gambar WA di bawah ini.

Info dan Order Gamis Anak RUMMAN

Info dan Order Gamis Anak RUMMAN

Agar Memakai Celana Sirwal Laa Isbal Berpahala

Agar Memakai Celana Sirwal Laa Isbal Berpahala

Agar Memakai Celana Sirwal Laa Isbal Berpahala

Memakai celana sirwal laa isbal / celana dengan panjang di mata kaki. Mungkin bagi sebagian kita sudah bukan perkara yang aneh.

Karena memang ada sebagian daerah di negeri kita yang memang pakaian kebiasaannya, atau kalau boleh di katakan pakaian adat nya untuk pria celana nya tidak isbal cingkrang.

Bahkan di Jawa Barat pun bagi PNS ada istilah pakaian Rebo Nyunda, yang jika kita lihat gaya pakaian laki laki nya mengenakan celana diatas mata kaki berwarna hitam.

Bahkan di jalan – jalan juga sedah sering kita lihat kaum laki – laki yang mengenakan celana diatas mata kaki dengan berbagai macam model dan gaya nya.

Jika di lihat sekilas, ini adalah perbuatan yang baik. Bahkan hal ini di dukung oleh syariat Agama kita. Karena Islam mengatur bagaimana cara berpakaian bagi kaum laki laki. Dimana salah satu aturannya seorang laki – laki dilarang berpakaian Isbal menutupi mata kaki.

Niat

Lalu apakah sama antara orang yang memakai celana sirwal laa isbal karena memang merasa lebih nyaman, sudah menjadi budaya, atau karena perintah atasa dengan orang yang memakainya karena mentaati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ?

Jawabnya tentu akan berbeda setiap individu.

Orang yang memakai celana sirwal laa isbal jika niat nya memakai bukan karena ketaatan terhadap ajaran Agama ini, maka ini tidak akan ada nilainya. Karena tujuannya bukan untuk mencari pahala dan tidak mentaatin aturan agama.

Namun jika ada ikhwan yang memakai celana sirwal laa isbal yang alasan, niat dan tujuan memakai nnya karena ketaatan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka inilah amalan yang yang dapat mendatangkan pahala. Semakin taat seseorang kepada perintah Rasul, maka nilai pahalanya akan semakin tinggi.

Tantangan Memakai Celana Laa Isbal

Di sebabkan niat inilah, terkadang yang kita lihat ada atau tidaknya ujian dalam memakai celana laa isbal.

Kadang kita lihat orang yang memakai celana sirwal laa isbal bukan karena Agama, bukan karena ketaatan kepada Rasul, hampir hampir mereka tidak mendapatkan tantangan. Tidak ada celaan atau cibiran terhadap mereka.

Namun ketika seseorang yang memakai celana laa isbak ini alasannya karena Agama, ketaatan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka kita dapati berbagai macam celaan dan cibiran tertuju padanya.

Dari julukan kebanjiran, celana kurang bahan, sampai kepada label Islam Radikal pun tertuju pada nya.

Maka tak heran jika memakai celana laa isbal dengan alasan agama mendapatkan pahala. Karena di awal kali memakainya saja sudah mendapatkan ujian. Dan ujian inilah yang membedakan kejujuran niat seseorang.

Semakin berat ujian, selama kita mampu bersabar diatas batas – batas Allah ta”ala, maka semakin besar pula pahala yang bisa kita dapatkan.

Maka bersabarlah dalam menjalankan syariat Islam. Luruskan niat, agar semua apa yang kita kerjakan menjadi bernilai ibadah yang dapat mendatangkan pahala bagi kita.

Wallahu a’lam.

Admin
www.RumahBelanjaMuslim.Com

Siapa Idola Anak Anda ?

Siapa Dola Anak Kita

Siapa Dola Anak Kita

Saat di tanyakan kepada anak – anak, siapa idola kamu ? Mungkin berbagai macam nama tokoh akan segera muncul dari lisannya.

Atau bahkan mungkin jika pertanyaan itu di ajukan kepada kita, mungkin berbagai macam sosok akan keluar dari lisan kita.

Dan kita dapati ketika seseorang mengidolan seorang sosok, tokoh atau selainnya. Maka ia akan sangat mengenali sosok atau tokoh tersebut.

Seperti anak – anak misalnya, ketika di tanya idolanya siapa ? Ia jawab sosok sosok yang ia kagumi, baik itu sosok nyata ataupun fiktif.

Walalupun mungkin banyak kita temukan dari anak – anak di sekitar mereka mengidolakan dan sangat memahami tokoh – tokoh kartun yang fiktif.

Atau mungkin ada diantara kita yang mengidolakan sebuah sosok. Dan sudah barang tentu sosok tersebut sangat kita kenali, biografi maupun pernak pernik kehidupannya.

Mungkin dimana ia lahir, nama kecil nya siapa, tempat tinggalnya, suami / istrinya siapa, bagaimana riwayat kehidupan dan prestasinya sangat kita kenali.

Begitu juga anak – anak di sekitar, betapa banyak dari mereka sangat mengenali tokoh tokoh kartun, jiwa kepahlawanan mereka, dan banyak hal tentangnya.

Namun ternyata berbarengan hal pengenalan kita terhadap hal tersebut, kita justru kurang mengenali siapa Nabi Kita.

Yang kita di wajibkan untuk mencintai Nabi kita melebihi kecintaan kita kepada keluarga kita bahkan diri kita sendiri.

Mari kita lihat kisah Sahabat yang Mulai Umar bin Khothob radhiallahu ‘anhu bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut,

Di riwayatkan dari Sahabat ‘Abdullah bin Hisyam radhiyallahu anhu, ia berkata :

Kami mengiringi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan beliau menggandeng tangan ‘Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu anhu.

Kemudian ‘Umar berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: ‘Wahai Rasulullah, sungguh engkau sangat aku cintai melebihi apa pun selain diriku.’

Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Tidak, demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, hingga aku sangat engkau cintai melebihi dirimu.’

Lalu ‘Umar berkata kepada beliau: ‘Sungguh sekaranglah saatnya, demi Allah, engkau sangat aku cintai melebihi diriku.’

Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Sekarang (engkau benar), wahai ‘Umar.’”(HR. Bukhari)

Ada pepatah yang mengatakan Tak Kenal Maka Tak Sayang.

Lalu jika demikian adanya, mana mungkin kita bisa mengimplementasikan kewajiban kita sebagai seorang muslim untuk mencintai Nabi yang Mulia. Sementara kita tidak mengenal nya ?

Mana mungkin kita mengharapkan anak dan keturunan kita pun bisa mengamalkan apa yang menjadi kewajibannya untuk mencintai Nabi yang Mulai sementara mereka tidak mengenalnya ?

Bahkan sejak kecil mereka di cecoki oleh tontonan yang merusakan. Menghafal dan mengidolakan tokoh tokoh fiktif dari fil kartun dan selainnya. Yang sebagiannya bisa merusak akidah.

Maka sekarang waktunya bagi kita menyadari. Mulai dari diri kita. Yuuk kita mengulas kembali perjalanan siroh kehidupan Nabi yang Mulia Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Agar kecintaan kita mulai tumbuh dan menguat. Agar kita bisa meneladani beliau dalam kehidupan. Agar kita jadikan Baliau sebagai idola yang utama untuk kita jadikan Suri Teladan yang baik.

Bukankah Allah ta’ala berfirman,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” (Al Ahzab: 22)

Demikian nasehat singkat yang bisa kami sampaikan pada postingan kali ini. Semoga ini dapat menjadi nasehat bagi diri kami pribadi dan kaum muslimin pada umumnya sehingga kita lebih memperhatikan siapa yang menjadi idola kita.

Dan semoga apa yang kita upayakan menjadi amal sholeh yang berbuah pahala kelak sebagai bekal kita menghadap Allah subhanahu wa ta’ala. Amiiin.

Wallahu a’lam.

Abu Mumtazah
www.RumahBelanjaMuslim.Com

Mengapa Muslimah Berbusana Syar’i ?

Memakai Busana Syar'i

Memakai Busana Syar’i

Saat di ajak memakai busana syar’i, mungkin ada sebagian saudari kita yang menjawab dengan pertanyaan, ngapain sih pakai busana syar’i ? Kayaknya gak nyaman, panas, sumpek, gak bebas dan selainnya.

Atau mungkin sekarang juga ada diantara pembaca yang pertanyaan ini masih nempel di benak kita ?

Sebenarnya untuk menjawab pertanyaan ini simpel. Dan semua kembali ke diri kita masing – masing.

Pertama kita harus instrospeksi, sebenarnya apa sih tujuan kita di ciptakan di dunia ini ? Apakah kita di ciptakan lalu di biarkan bebas begitu saja tanpa di perintah dan tanpa di larang ?

Tentu tidak,  bukan ?

Karena kita di ciptakan di dunia ini ada tujuannya, ada perintah yang harus kita jalankan dan ada larangan yang harus kita hindari.

Karena disinilah salah satu letak perbedaan kita dengan yang lainnya.

Tujuan Hidup

Lalu apa sih tujuan hidup kita ?

Untuk menentukan apa tujuan hidup kita di dunia ini, maka kita harus merujuk kepada Kitab Suci rujukan kita dari sang pencipta kita.

Allah ta’ala berfirman di dalam al-Quran,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)

Maka dari ayat ini kita ketahui, bahwasannya tujuan kita di ciptakan di dunia ini adalah untuk beribadah kepada Allah.

Lalu apa yang di maksut dengan ibadah itu ?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah di dalam kitabnya al Ubudiyyah menjelaskan yang di maksut dengan Ibadah adalah satu nama yang mencakup segala sesuatu yang di cintai dan di ridhoi oleh Allah berupa perkataan dan perbuatan, baik bathiniyah maupun lahiriyah.

Berbusana Syar’i

Dari sini kita coba melihat, apakah berbusana syar’i itu termasuk ibadah atau bukan ? Apakah memakai busana syar’i ini termasuk sesuatu yang di cintai dan di ridhoi Allah atau bukan ?

Maka mungkin hampir semua kita akan menjawab bahwasannya memakai busana syar’i bagi muslimah adalah termasuk perkara yang di ridhoi dan di cintai oleh Allah, termasuk ibadah kepada Allah.

Lalu bagaimana kita tau bahwasannya perkara ini termasuk dalam perkara yang di cintai dan di ridhai oleh Allah ta’ala ?

Jawabnya, karena hal ini di syariatkan oleh Allah ta’ala, hal ini di perintahkan Allah ta’ala baik di dalam al-Quran maupun Sunnah.

Di Dalam al-Quran Allah ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka !” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allâh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (al-Ahzab : 59)

Ini adalah perintah Allah kepada muslimah untuk menutup auratnya dengan sempurna. Bagaimana cara menutup aurat nya ? Tentu dengan mengenakan busana yang syar’i yang bisa benar – benar menutupi seluruh tubuhnya.

Bukan busana setengah – setengah. Artinya setengah menutup setengah terbuka, setengah di tutup setengan di tampakkan, berbusana namun telanjang karena mungkin tipis transparan atau ketat nampak lekuk tubuh.

Tentu busana yang seperti di sebutkan diatas bukanlah busana yang benar sebagaimana di sebutkan di dalam al-Quran untuk menutupi aurat.

Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا، قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ، وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مَائِلَاتٌ مُمِيلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَمْثَالِ أَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ، لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا، وَإِنَّ رِيحَهَا لَتُوجَدُ مِنْ مَسِيْرةٍ كَذَا وَكَذَا

Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: (yang pertama adalah) Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan (yang kedua adalah) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berpaling dari ketaatan dan mengajak lainnya untuk mengikuti mereka, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Kesimpulan

Sekarang jelas bukan ? Mengapa kita harus berbusana syar’i ? Jawab nya karena tujuan kita hidup adalah untuk beribadah kepada Allah ta’ala.

Dan memakai busana syar’i adalah bagian dari ibadah kepada Allah ta’ala yang kita di perintahkan nya.

Maka jika berbusana syar’i termasuk ibadah, tentu ketika kita melakukannya tidak akan menjadi hal yang sia sia. Karena semua itu akan mendapat balasan pahala dari Allah ta’ala.

Yuuk berbusana syar’i sekarang. Jangan ragu lagi untuk hijrah ya …

Admin | www.RumahBelanjaMuslim.Com

Berdoa Dalam Islam

Berdoa adalah salah satu perkara yang di syariatkan bagi setiap muslim. Bahkan kita di perintahkan untuk berdoa kepada Allah ta’ala. Dan orang – orang yang tidak mau berdoa kepada Allah dianggap sebagai orang – orang yang sombong.

Berdoa Dalam Islam

Berdoa Dalam Islam

Allah ta’ala berfirman yang artinya,

Dan Rabmu berfirman : ‘Berdoalah kepda-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang – orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina (dihinakan)'” (QS. Ghofir : 60)

Pembagian Doa

Berdoa di dalam Islam terbagi menjadi dua macam doa.

Pertama, Doa Ibadah contohnya seperti seseorang melaksanakan sholat, membaca al-Quran, melakukan ibadah haji dan selainnya. Ini adalah beberaa bentuk Doa Ibadah.

Kedua, Doa Permintaan / Permohonan contohnya seperti seseorang memohon kepada Allah untuk mendapatkan anak yang shalih, mohon di berikan rizki yang halal, ilmu yang bermanfaat, di jauhkan dari mala petaka, dan selainnya. Ini adalah beberapa bentuk doa permohonan kepada Allah.

Berkaitan dengan berdoa ini, perlu di ketahui dan perlu di tekankan, bahwasannya Doa ini adalah bagian dari Ibadah kepada Allah ta’ala.

Baik bentuk Doa Ibadah maupun Doa Permintaan  semuanya adalah bentuk bentuk ibadah kepada Allah. Karena hal ini di syariatkan Allah ta’ala baik di dalam al-Quran maupun di dalam as-Sunnah.

Maka jika berdoa adalah ibadah, hendaknya kita ikhlaskan ibadah hanya kepada Allah semata. 

Jangan sampai kita menyerahkan ibadah atau sebagian ibadah kita kepada selain Allah ta’ala. Karena siapa yang menyerahkan ibadah atau sebagian ibadah kepada selain Allah ta’ala maka ia telah berbuat kesyirikan.

Beberapa Hal Yang Harus Di Perhatikan Dalam Berdoa

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan bagi muslim saat berdoa kepada Allah ta’ala.

  • Hendaknya setiap muslim yang berdoa ia ikhlaskan ibadah doa nya hanya kepada Allah ta’ala
  • Perhatikan adab – adab dalam berdoa
  • Jangan berdoa dengan hal – hal yang di larang, seperti doa memutus tali silaturahim dan selainnya
  • Jangan pernah bosan dalam berdoa
  • Sabar ketika berdoa, tidak tergesa – gesa ingin di kabulkan lalu cepat putus asa
  • Jangan makan makanan yang haram, karena ini salah satu bentuk penghalang terkabul nya doa
  • Berdoa di tempat dan waktu – waktu yang mustajab, seperti saat turun hujan, antara adzan dan iqamah, saat safar, dan lain – lain
  • Berdoa dengan mengangkat tangan
  • Bertawasul dengan hal yang di syariatkan, seperti tawasul dengan asmaul husna dan selainnya
  • Selalu berkhusnudzon kepada Allah saat berdoa
  • Menghadirkan hati saat berdoa, tidak lalai

Ketika Doa Belum Di Kabulkan

Ketika seseorang berdoa kepada Allah, dan doa tersebut belum mendapat ijabah dari Allah ta’ala. Maka mungkin dua keadaan ini yang terjadi,

  • Allah akan gantikan dengan pahala yang melimpah kelak di akhirat
  • Allah jauhkan kita dari mala bahaya

Wallahu a’lam

Ringkasan Di sampaikan oleh Abu Mumtazah

Admin RumahBelanjaMuslim.Com

Gamis Anak Jeans Lucu Berkualitas

Setiap orang tua, tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak – anaknya. Termasuk juga dalam memberikan pakaian untuk mereka. Selama budget mampu, maka apapun akan di upayakan orang tua untuk memberikan yang terbaik untuk anak nya.

Ini adalah efek dari kasih sayang yang Allah berikan kepada orang tua untuk anak – anaknya. Karena kasih sayang inilah, maka banyak orang tua rela berkorban untuk memberikan kebahagiaan dan kesenangan bagi anak – anaknya.

Dalam memberikan pakaian untuk anak – anak, tentu kita ingin memberikan yang terbaik. Tentu makna terbaik di sini adalah beberapa segi dalam menilai terbaik.

Bisa terbaik dari segi kualitas produknya, yang membuat anak yang memakainya nyaman. Dan terbaik juga bisa bermakna terbaik sebagai sarana yang bisa memberikan menfaat kebaikan baginya. Maksutnya, dengan pemberian pakaian yang terbaik ini harapannnya bisa memberikan dampak kebiasaan baik bagi anak.

Seperti membuat anak nantinya ketika baligh mudah untuk menutup auratnya. Karena sejak kecil sudah biasa memakai pakaian yang tertutup yang di berikan orang tuanya.

Hadiah Gamis Anak Terbaik

Ada satu produk Gamis Anak di Rumah Belanja Muslim yang dapat anda jadikan salah satu list produk terbaik untuk di hadiahkan kepada buah hati anak.

Produk tersebut adalah produk gamis anak jeans. Mengapa produk ini bisa jadi pilihan terbaik untuk anak anda ?

Pertama karena bahan jeans yang kami gunakan untuk membuat produk gamis anak nya adalah bahan jeans yang berkualitas.

Karakter kainnya lembut, tidak kaku seperti yang banyak kita kenal kain jeans di pasaran. Sehingga dengan karakter kain gamis anak jeans yang lembut ini membuat produknya sangat nyaman dipakai anak ketika aktifita sehari hari.

Begitu juga model yang yang simpel dan lucu. Membuat gamis anak jeans ini bisa di gunakan untuk melatih anak anda berbusana menutup aurat sejak dini.

Berbeda ketika anak sejak kecil diajari mengenakan pakaian seperti artis yang serba mini dan serba terbuka. Khawatir nantinya ketika ia memasuki masa baligh ia tidak biasa menutup aurat dengan pakain yang serba tertutup.

Sehingga anakpun sudah di ajak untuk berbusana gamis syar’i yang menutup aurat yang itu sudah masuk menjadi kewajibannya.

Tentu anda tidak ingin anak anda seperti ini bukan ?

Maka ada baiknya mari kita biasakan anak mengenakan gamis anak yang menutup aurat sedini mungkin. Walaupun belum wajib baginya menutup aurat dengan sempurna. Namun minimal ini adalah sebuah pembiasaan yang baik bagi anak – anak.

Ketika anak sudah terbiasa mengenakan pakaian yang baik, insyaa Allah semoga Allah mudahkan nantinya bagi anak – anak muslim untuk menutup aurat dengan lebih sempurna.

Tentang Gamis Anak Jeans 

Gamis anak jeans ini merupakan salah satu produk baju muslim anak khusus nya baju muslim anak perempuan yang berkualitas.

Selain kainnya yang berkualitas dan nyaman dipakai, warna nya pun tidak mudah pudar dan tidak luntur ketika di rendam di air deterjen.

Insyaa ALlah kain jeans pada produk gamis anak ini tidak mengkerut ketika setelah di cuci. Jadi ketika sebelum di cuci atau setelah di cuci ukuran gamisnya insyaa Allah tetap sama dan berubah.

Berikut beberapa foto gamis anak bahan jeans nya,

Gamis Anak Rumman Jilbab Wolfis

Gamis Anak Rumman Bahan Jeans

Jual Gamis Anak Jeans Terbaru Biru Navy

Jual Gamis Anak Jeans Terbaru Biru Navy

Jual Gamis Anak Jeans

Kami men jual gamis anak bahan jeans ini eceran maupun grosir. Gamisnya kami jual tidak beserta jilbabnya, artinya kami jual gamis jeans anak ini gamisnya saja tidak termasuk jilbab.

Harga jual nya menyesuaikan ukuran. Harga jual kami patok mulai 170k per gamis anak nya. Semakin banyak anda membeli gamisnya, maka insyaa Allah harganya pun akan semakin murah.

Agen Gamis Anak Jeans

BAgi anda yang tertarik berjualan gamis jeans untuk anak, anda bisa mendaftar jadi agen kami. Khusus untuk AGEN kami berikan potongan harga sebesar 20% setiap belanja gamis nya.

Syarat dan ketentuan agennya bisa langsung di tanyakan ke kami melalui WA dengan klik gambar berikut,

Info dan Order Gamis Anak RUMMAN

Info dan Order Gamis Anak RUMMAN

Untuk anda yang tertarik membeli eceran ataupun grosir gamis anak jeans nya juga bisa langsung klik chat WA diatas.

Admin | www.RumahBelanjaMuslim.Com