Kebahagiaan
Islam

Dimana Kebahagiaan Itu?

Posted On April 25, 2016 at 4:08 am by / No Comments

Kebahagiaan
Kebahagiaan

Ada banyak cara yang manusia upayakan untuk mencari dan menggapai kebahagiaan. Ada banyak cara yang di gapai untuk mencapai kebahagiaan. Dan ada banyak usaha yang dikerjakan untuk menggapai kebahagiaan.

Namun ternyata, betapa banyak cara, betapa banyak upaya, betapa banyak usaha dikerjakan dalam rangka meraih kebahagiaan itu, hanya lelah yang didapat, dan kebahagiaan itu semakin jauh darinya.

Banyak orang berlomba-lomba menumpuk harta, banyak manusia berlomba-lomba menaikkan strata, dan banyak orang berlomba-lomba menaiki tahta, namun ternyata tetap saja kebahagiaan jauh darinya. Hanya keresahan, kepayahan, dan keletihan yang menemaninya.

Lalu dimanakah kebahagiaan itu?

Jika kita mau sedikit saja merujuk cara mencari jalan kebahagiaan ini melalui sumber sang pncipta kebahagiaan maka tentu kita tidak akan salah arah dalam mencarinya.

Jika kita mau sedikit saja merujuk sumber kebahagiaan itu dari sumber yang diutus oleh sang pencipta kebahagiaan maka niscaya ia akan dapati meraih kebahagiaan itu bukanlah jalan yang rumit dan melelahkan.

Karena kebahagiaan itu bukanlah berada pada harta yang banyak, anak yang banyak, kedudukan yang tinggi, atau strata sosial yang diatas. Namun kebahagiaan itu berada pada tiap hati-hati seorang muslim yang selalu merasa cukup dengan apa yang diberikan oleh penciptanya. Kebahagiaan itu terletak pada hati yang penuh dengan keimanan terhadap takdir dan selalu merasa lega terhadap setiap ketentuan pencipta kepadanya.

Dan inilah hakikat kebahagiaan itu. Dan inilah letak kebahagiaan itu. Sebagaimana yang telah kita ketahui hal tersebut yang di sabdakan oleh sebaik-baik manusia, dan sebaik-baik rujukan untuk mencari kebahgiaan yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sebuah hadits yang shahih,

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang dianugrahi kebahagiaan yang sejati oleh Allah ta’ala. Mudah-mudahan kita selalu diberikan rasa cukup terhadap apa yang di taqdirkan Allah untuk kita semua, sehingga hati kita selalu merasa lega, selalu merasa longgar dalam menjalankan kehiudan didunia, hingga kelak mudah-mudahan Allah wafatkan kita semua khusnul khotimah dan menjadikan Surga-Nya menjadi tempat tinggal terkahir kita. Amiin.

TOKO Facebook kami di RUMAH BELANJA MUSLIM

Akun FB RUMAH BELANJA WHYLUTH

www.RumahBelanjaMuslim.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *