Hari-Hari Akhir Ramadhan
Nasehat

Hari-Hari Akhir Ramadhan

Posted On Juni 27, 2016 at 9:02 am by / No Comments

Hari-Hari Akhir Ramadhan
Hari-Hari Akhir Ramadhan

Saat ini kita telah memasuki hari-hari terakhir di bulan ramdhan bulan yang penuh ampunan ini. Dimana di hari-hari terakhir ini dalam hitungan mundur kita akan segera keluar dari berbagai macam keutamaan di bulan ini. Kita akan segera meninggalkan bulan dimana di bulan ini pahala dilipat gandakan.

Jika seandainya kita memahami betapa utamanya 10 hari terakhir di bulan ramdhan ini yang salah satunya pada waktu itu ada satu malam yang ibadah padanya lebih baik dibanding seribu malam, maka niscaya kita akan bersedih jika kita menyia-nyiakan waktu tersebut.

Cepat atau lambat kita akan meninggalkan berbagai macam kenikmatan di bulan ramdhaan. Kenikmatan beribadah kepada Allah, kenikmatan ketenagan hati, kenikmatan berbuka puasa, dan berbagai macam kenikmatan lainnya.

Dalam bulan yang agung ini, bulan kesabaran, kita dituntut untuk dapat mengimplementasikan sabar dalam segala hal. Sabar dalam menjalankan ketaatan, sabar dalam menahan perihnya lapar, dan sabar dalam berbagai macam godaan berupa hawa maupun syahwat yang selalu mengiringi kita.

Cepat atau lambat kita akan keluar dari madrasah ramdahan, dimana kelak kita dituntut agar tetao istiqomah beribadah sebagaimana ibadah kita di bulan yang agung ini.

Maka sungguh merugi bagi seorang muslim yang hari-hari terakhirnya di bulan yang penuh berkah ini, bulan yang agung ini justru menyia-nyiakan waktunya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Betapa merugi seorang muslim yang dalam waktu 10 hari terakhir ini justru menghabiskan waktunya di jalanan hanya sekedar untuk nongkrong, ngabuburit, belanja baju baru, atau sekedar hanya ingin melihat keramaian di luar.

Betapa meruginya orang yang lebih mementingkan pasarnya pada sepuluh hari terakhir ramadhan ini ketimbang tempat yang paling agung, paling mulia, dimana ditempat itu dapat menjadi sarana hidayah bagi manusia yaitu masjid.

Tentu bagi setiap muslim yang mengetahui keutamaan bulan ini, dan ia lebih mementingkan kehidupan akhirat ketimbang dunia, maka ia akan membuat skala prioritas dalam hidupnya.

Dalam 11 bulan kebelakang kita telah disibukkan oleh berbagai macam perkara dunia, mencari nafkah dan sejenisnya. Maka tentu dalam waktu yang hanya 1 bulan dalam 12 bulan setahun ini, dan 10 hari dalam 1 bulan ramadhan ini, kita akan memaksimalkan ibadah dalam waktu-waktu terbaik ini.

Jangan sampai kita utamakan perkara dunia yang hanya semantara, dan manfaatnyapun tidak seberapa, sementara kita abaikan perkara akhirat yang sangat besar, yang manfaatnya dapat berujung pada kebhagiaan selamanya kelak di akhirat.

Oleh karena itu, mari kita manfaatkan waktu sedikit yang tersisa ini dengan memaksimalkan ibadah dan selalau birdzikir mengingat Allah. Mudah-mudahan Allah tetapkan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kelak Allah wafatkan kita dalam keadaan khusnul khotimah.

Dan sebagai penutup, hendaknya kita mengetahui bahwasannya setiap akhir yang baik itu bermula pada kebiasaan yang baik. Maka jika kita menginginkan kematian yang baik, mari kita biasakan dalam hidup kita selalu beramal dengan kebaikan pula. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *