Memilih Guru Saat Belanjar – Bekal Hijrah

Bekal Hijrah - Memilih Guru Saat Belanjar

Bekal Hijrah – Memilih Guru Saat Belanjar

Hijrah menuju Allah adalah sebuah perjalanan yang panjang, terjang dan penuh onak dan duri. Tidak serta merta orang yang berjalan di jalan hijrah ini lantas ia akan mudah istiqomah diatas jalan.

Terkadang di karenakan kurangnya bekal ketika hijrah maka ia terombang ambing oleh gelombang fintah. Dalam satu waktu hati terasa kokoh di jalan hidayah, namun di waktu yang lain ringan terombang ambing oleh fitnah yang melanda.

Ini semua terkadang di sebabkan oleh kurang perhatiannya seseorang yang berhijrah menuju Allah terhadap persiapan dan bekal perjalanannya.

Diantara Bekal Menuju Perjalanan Hijrah

Diantara bekal pejalanan hijrah menuju Allah yang hendaknya di perhatikan oleh seoarang muhajir adalah pembimbing dalam hijrahnya.

Saat hatinya telah kokoh untuk menempuh jalan hijrah, tentu ia membutuhkan pendamping dan pembibing dalam perjalanan hijrahnya. Pembimbing jalan hijrah inilah yang akan menunjukkan jalan – jalan yang benar dan mengokohkan hatinya diatas jalan hijrah.

Sehingga jalan hijrah nya dapat benar, dan iapun kokoh dan istiqomah diatas jalan hijrah tersebut.

Memilih Pembibing Perjalanan Hijrah

Pembibing di jalan hijrah ini adalah seseorang yang akan memberikan Ilmu bagi seorang muhajir ketika ia menempuh perjalanan hijrah.

Maka dalam memilhnya hendaknya ia bersungguh sungguh dan tidak hanya sekedar mengikuti tren yang sedang ramai di ikuti manusia.

Betapa banyak kita lihat di zaman sekarang ini selalu silih berganti sosok sosok yang dianggap dapat membibing hijrah ternyata ia sendiripun butuh bibingan. Sehingga betapa banyak manusia yang mengaku telah berhijrah pada hakikat ia berjalan ditempat.

Atau bahkan dapat dikatakan “Ia keluar dari mulut buaya masuk ke mulut singa“. Sehingga nampaknya memang hijrah namun dikarenakan salah memilih pembining hijrah hingga ia tersesat dalam jalan hijrahnya kepada kubangan kesalahan dalam bentuk lain.

Maka dalam memilih guru / pembimbing hijrah ini hendaknya setiap kita lebih dan lebih lagi dalam memperhatikannya. Karena ini akan menyangkut dengan arah kemana kita berhijrah.

Apakah benar kita telah hijrah menuju Allah ? Ataukah justru kita hijrah menuju soso atau individu tertentu. Yang ia di taati dan dipatuhi melebihi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Maka pilihlah guru sebagai pembimbing hijrah mu dengan kriteria guru yang paling alim dan paling faqih di dalam Ilmu.

Jangan sekali kali kita memilih jalan hijrah dengan cara otodidak. Atau bahkan memilih guru dan pembimbing hijrah kita dari guru guru yang belajar otodidak.

Pilihlah guru dengan kualitas terbaik. Yang ia belajar dari guru ke guru. Dan pilihlah guru yang kuat dan kokoh dalam keilmuannya. Dan di akui juga kekokohan keilmuannya.

Yitu guru yang berpegang pada metode beragamannya para Sahabat. Dimana sahabat inilah yang paling memahami tentang agama yang di  bawa Oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka di puji oleh Allah ta’ala, dan kita di perintah untuk mengikutinya.

Wallahu a’lam.

Insyaa Allah postingan perjalanan hijrah hati menuju Allah ini akan berlanjut pada kesempatan berikutnya.

Admin | www.RumahBelanjaMuslim.Com

Tinggalkan Balasan