menutup aurat
Nasehat

Menututup Aurat Untuk Siapa ?

Posted On September 21, 2017 at 11:07 am by / No Comments

Menutup aurat kita sepakai merupakan sebuah perbuatan yang terpuji. Hal ini di ajarkan di dalam Syariat Islam dan di sepakati oleh adat dan kebiasaan ketimuran negeri kita.

Tentang menutup aurat ini, hampir hampir tidak ada akal sehat yang mencela perbuatan ini. Dimana dengan menutup aurat ini seorang manusia di muliakan. Dengan menutup aurat ini seorang manusia di bedakan dengan hewan. Karena memang hewan tidak di perintahkan untuk menutup aurat.

Namun ternyata dengan kesepakatan tentang baiknya menutup aurat ini tidaklah menjadikan hal ini mejadi sebuah amalan setiap manusia. Padahal manusia itu sendiri di muliakan dengan menutup aurat.

Betapa banyak kita lihat di hari ini yang mereka tidak sungkan menampakkan auratnya di tempat tempat umum. Seolah-olah membuka aurat merupakan sebuah kebanggan, sebuah tanda kemajuan zaman.

Entah pola fikir yang salah, atau budaya yang berubah, atau mungkin pergaulan yang keblinger yang terjadi manusia di sekitar kita yang ikhlas dan rela membua auratnya. Bahkan banyak diantara mereka adalah seorang muslim dan muslimah yang notabene beragama Islam.

Menutup Aurat Di Negeri Kafir

Coba kita lihat di negeri negeri kafir nun jauh di sana. Berapa banyak saudari saudari kita yang beragama Islam di sana berusaha keras dengan berbagai macam ancaman untuk bisa menutup aurat nya.

Sebut saja di Paris, di Amerika dan sejenisnya. Dimana muslimah yang berbusana menutup aurat di larang, memakai cadar mendapat ancaman keras, di halang halangi. Tapi banyak dari muslimah di sana yang bersikeras ingin mengamalkan agamanya dalam syariat menutup aurat.

Coba Bandingkan di negeri kita hari ini. Bahkan di beberapa tempat, daerah pemerintah daerah mewajibkan busana muslimah, jilbab untuk muslimahnya.

Ternyata dalam keadaan seperti pun, banyak yang mengaku muslimah namun enggan memakai jilbab, enggan menutup aurat. Entah belum bisa, belum mampu, panas dan selainnya dari alasan yang berkesan di cari cari.

Kita di negeri dengan masyoritas penduduk muslim, tidak ada pelarangan memakai busana syari, namun ternyata orang Islam yang di dalamnya masih saja enggan menutup aurat. Bahakn kita dapati ada sentimen sentimen negatif terhadap orang yang menutup aurat dengan benar.

Untuk Siapa Perintah Menutup Aurat?

Pertanyaannya, lalu sebenarnya untuk siapa perintah menutup aurat ini ? Untuk orang Islam kah ? Untuk orang Arab kah ? Untuk wanita kah ? Untuk laki laki kah ? Untuk Kiyai, Ustadz / Dzah? Atau hanya khusus untuk Nabi dan Rasul saja, sehingga kita bebas membuka aurat di sana sini ? Sementara yang kita akui kita meyakini Islam sebagai agama yang benar.

Sungguh diantara kita hampir dapat di pastikan mungkin tidak ada yang berkeyaninan salah dari pertanyaan pertanyaan diatas. Setiap kita ditanya untuk siapa menutup aurat itu tentu akan menjawab untuk setiap manusia, baik mukmin maupun kafir, laki maupun perempuan, kaya atau miskin, Ustadz atau awam, Nabi dan termasuk umatnya kita di hari ini.

Jadi kalau kita tahu perintah ini berlaku umum untuk kita semuanya, lalu mengapa masih enggan menutup aurat?

Tidakkah ancaman ancaman Allah itu sudah mampu untuk membuat anda gentar untuk membuka aurat? Atau hal ini di karenakan faktor kurangnya keyakinan anda terhadap perintah dan ancaman Allah yang nyata ? Atau bahkan mungkin ada masih ada keraguan tentang hari pembalasan kelak ?? Dimana ketika kita di bangkitkan, kita di hadapkan kepada Rabb kita untuk ddiminta pertanggung jawaban atas amalan kita?

Sungguh bencana jika perbuatan membuka aurat ini di dasari kurangnya keimanan kita terhadap al-Quran, perintah dan ancaman Allah. Padahal kehidupan yang sesungguhnya bagi kita bukanlah di dunia ini yang fana. Namun kehidupan yang sesungguhnya di akhirat kelak.

Jika kita tidak mempersiapkan bekal kehidupan akhirat kita sedari sekarang, Lalu kapan lagi. Apakah anda kita tunggu ketika penyesalan itu tiada manfaatnya lagi bagi kita? Sehingga yang tersisa hanyalah rintihan air mata darah akibat siksa di neraka ? Tentu tidak. Tentu tidak. Kita tidak menginginkan ini semua. Kita berlindung dari siksa neraka. Kita berlindung dari di masukkannya kita ke dalam neraka. dan kita memohon kepada Allah agar di masukkan ke dalam Surga.

Dan untuk masuk ke dalam surga ini tentu tidak serta merta kita bisa kesana. Karena ada hal yang harus kita kerjakan untuk menujunya. Ada amalan – amalan ketaatan yang harus kita kerjaakan. Ada jalan jalan yang harus kita tempuh. Ada upaya yang harus kita kerjakan.

Maka wahai saudara dan saudariku. Mari kita berbekal sekarang. Mulai dari diri kita, keluarga dan orang di sekitar kita. Ajarkan pada mereka menutup aurat yang benar. Karena ini selain merupakan bagian dari amal ketaatan, juga merupakan kemuliaan dan keselamatan bagi kita. Karena tidaklah sebuah syariat yang datangnya dari Allah ta’ala kecuali di dalamnya mengandung Maslahat yang lebih besar dari mudhorotnya. Wallahu a’lam.

 

Admin
www.RumahBelanjaMuslim.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *