pedagang UUD
Nasehat

Pedagang UUD

Posted On September 20, 2016 at 11:21 am by / No Comments

pedagang UUD
pedagang UUD

Sekilas jika dilihat dari judulnya, mungkin anda mengira tulisan ini adalah tulisan yang bernuansa politik. Tapi maksut kami bukan itu, bahkan mungkin ini tidak berkaitan sama sekali mengenai politik atau sejenisnya. Lalu apa?

Profesi Pedagang

Berdagang merupakan sebuah profesi yang sangat banyak digandrungi oleh kaum muslim sekarang. Berbagai macam barang di jual belikan di berbagai tempat.

Jika dahulu kita mengetahui kebanyakan pedagang menjajakan dagangannya terbatas hanya di pasar-pasar saja. Namun saat ini sudah mulai sedikit berubah.

Perdagangan kini tidak hanya ada di pasar. Bahkan di sekolah, kantor-kantor, di rumah sakit, dan di sekitaran masjid juga sudah banyak pedagang yang menjajakan barang jualannya.

Dan kegiatan jual beli, pemasaran ini semakin meluas. Dari penawaran barang kepada keluarga, tetangga, rekan kerja dan selainnya.

Dengan semakin banyaknya pedagang ini, meluasnya pemasaran, dan mudahnya akses mendapatkan barang jualan. Yang bahkan dengan tanpa kita memiliki / membeli terlebih dahulu barang pun sekarang bisa melakukan aktifitas jual beli ini, membuat persaingan semakin ketat dan tinggi.

Banyak marketer-marketer sebuah produk yang berpenampilan tidak seperti pedagang pada umumnya. Mereka masuk di berbagai macam tempat, kantor, dan sejenis untuk menjajakan barang jualannya. Dan ini bukanlah sebuah perkara yang dilarang.

Menejemen Waktu

Namun ada satu hal yang perlu di perhatikan ketika berdagang. Hendaknya setiap kita bisa membedakan, mana waktu-waktu yang cocok dan pas digunakan untuk menjajakan perdagangan kita.

Karena terkadang tidak setiap waktu dan setiap orang yang kita temui dia menyukai untuk di berikan penwaran produk secara masif terus menerus.

Ada baiknya kita dapat membedakan waktu. Yaitu kapan waktu berjualan, kapan waktu berkumpul bersama kerabat, teman, atau orang-orang terkedat kita.

Jangan sampai setiap waktu kita manfaatkan untuk berdagang menawarkan produk kita. Saat kumpul keluarga, saat silaturahim, saat berkumpul bersama teman, bahkan saat pengajian seklipun tetap tidak terluput dari perkara tawar menawarkan barang.

Mungkin saja orang yang kita tawari dagangan kita sedang tidak membutuhkan barang itu. Atau bahkan mereka sedang konsesntarasi dengan kegiatan yang dilakukannya dan tidak ingin terganggu dengan perkara jual beli.

Maka jika anda berprofesi sebagai pedagang. Mari kita menjadi pedagang yang lebih arif. Karena hidup kita didunia ini bukanlah hanya semata untuk perdagangan. Banyak hal lain yang harus kita perhatikan dan kita lebih fokus padanya.

Jangan Jadi Pedagang UUD

Jangan jadi pedagang UUD. Yaitu pedagang yang dimanapun ia berada, dalam kesempatan apapun, dan keadaan apapun, bahkan mungkin dalam keadaan sedih, orang lain ditimpa bencala selalu jika bertemu dengannya akhirnya Ujung Ujungnya Dagang / Ujung Ujungnya Duit.

Hendaknya setiap kita bisa memenejemen waktu kita. Kapan kita akan berdagang, kapan waktu untuk keluarga, kapan waktu silaturahim, dan kapan waktu untuk menjalin ukhuwah. Jangan sampai kita menilai semuanya itu dengan nilai rupiah / peluang dagang yang mengungutngkan.

Bisa jadi orang yang anda selalu tawari dagangan anda itu bosan dan jenuh dengan penawaran. Atau bisa jadi orang yang ditawari akhirnya membeli barang anda dengan keadaan terpaksa karena tidak enak. Dan selainnya.

Mudah-mudahan kita tidak termasuk pedagang yang UUD yaitu dimanapun berada ujung-ujungnya dagang. Terlebih lagi ketika berada di dalam masjid. Karena Rasulullah melarang kita untuk berjual beli di dalam masjid.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا رَأَيْتُمْ مَنْ يَبِيْعُ أَوْ يَبْتَاعُ فِيْ الْمَسْجِدِ فَقُولُوا: لاَ أَرْبَحَ اللهُ تِجَارَتَكَ

Bila engkau mendapatkan orang yang menjual atau membeli di dalam masjid, maka katakanlah kepadanya, ‘Semoga Allah tidak memberikan keuntungan pada perniagaanmu…”(HR. Tirmidzi dll)

Fanspage RUMAH BELANJA MUSLIM
Toko FB RUMAH BELANJA MUSLIM SHOP

Admin
www.RumahBelanjaMuslim.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *